KENDARI (SULTRAAKTUAL.COM) – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari Rizky Brilian Pagala S.Ars memastikan dirinya untuk kembali maju sebagai calon anggota legislatif (Caleg) Kota Kendari di tahun 2024 mendatang.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga bakal kembali mengusung tema yang sama pada saat dirinya mencalonkan diri di tahun 2019 lalu dengan daerah pemilihan (Dapil) V kecamatan Kadia dan juga kecamatan Wua Wua yakni “Warna Baru Jilid II”.

Rizky Brilian Pagala menegaskan dirinya akan kembali tampil pada perhelatan kontestasi politik di tahun 2024 mendatang dengan kembali mengambil dapil V yang meliputi 2 kecamatan yakni Kecamatan Kadia dan juga kecamatan Wua Wua.

“Kemarin kita sudah melakukan pendaftaran di KPU bersama partai keadilan sejahtera yang dikawal juga oleh para simpatisan, kita juga fokus untuk menyusun strategi pemenangan untuk kemudian kita kembali menghadirkan kemenangan kedua di tahun 2024 nanti untuk Warna Baru Jilid II,” kata Rizky, Selasa, 18 Juli 2023.

Pria yang menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari ini juga membeberkan alasan kembali mengusung tema yang sama yakni “Warna Baru Jilid II” karena dirinya bersama keluarga, team dan juga simpan yakin diperiode yang pertama yakni di tahun 2019-2024 dirinya belum bisa mengahdirkan kesempurnaan dalam semua gerakan yang telah dibangun.

“Namun tetap saja ada harapan yang timbul di masyarakat untuk kita akan melanjutkan perjuangan ini di periode selanjutnya untuk kemudian menuntaskan apa yang kurang dan apa yang kemudian harus kita perbaiki dan kemudian harus di inovasikan secara bersama,” ucap Rizky.

Pria yang dinobatkan sebagai anggota DPRD termuda periode tahun 2019-2024 ini juga menuturkan, munculnya kembali tema yang diusung dirinya memberikan arti bahwa sejak awal dirinya bersama keluarga, team, relawan dan juga simpatisan untuk menggaris bawahi bahwa perjalanan “Warna Baru Jilid II” merupakan sebuah perjalanan ikhtiar untuk kemudian menemukan sebuah kebaikan dalam sebuah proses perjalanan.

“Tumbuh kembang nya kita menginginkan sebuah kebaikan pembangunan yang kemudian kita usung lah tema Warna Baru Jilid II ini untuk perjalanan dan perjuangan kita kedepan sehingga dirinya berharap dengan usungan tema ini frekuensi berfikir dan frekuensi pergerakan kita ini menjadi pembeda di masyarakat dengan perspektif bahwa dewan itu jauh, tidak aspiratif namun itu semua kita tegaskan bahwa hari ini ada Warna Baru yang telah muncul di DPRD Kota Kendari,” jelasnya.

Alumni Universitas Islam Indonesia (UII) ini juga bilang, selama perjalanan dirinya di DPRD Kota Kendari telah memberikan cukup banyak hal dan juga terus hadir di tengah masyarakat seperti rencana Pemkot melakukan penggusuran taman kali Kadia bahkan waktu itu saya sendiri bersama team dan juga teman teman menghalau secara langsung karena kami sangat paham bahwa kondisi ekonomi yang bergejolak hari ini sangat membutuhkan perhatian lebih dari Pemkot Kendari dan juga DPRD Kota Kendari.

“Kami sudah melakukan ini dengan baik bahkan saya sendiri yang mengantarkan langsung surat penolakan itu kepada PJ Wali Kota Kendari dan Alhamdulillah sampai hari ini yang tadinya Pemkot berencana untuk merelokasi secara keseluruhan yang kemudian kita sepakat untuk melakukan relokasi setelah ada kepastian dengan catatan ketika revitalisasi di bantaran kali Kadia sudah selesai mereka akan kembali lagi,” tandasnya.

Tak hanya itu Warna Baru juga telah memperjuangkan beberapa pasar seperti pasar basah Mandonga terkait dengan hak hak pedagang dengan kepastian manajemen pasar basah Mandonga dan Alhamdulillah ditahun 2023 kemarin kontrak dengan salah satu perusahaan yang dinilai tidak memberikan dampak baik untuk masyarakat itu sudah putus.

Pria kelahiran 1994 ini juga bilang, perjuangan infrastruktur dan sosial budaya agama di masyarakat yang kemudian masih menjadi pekerjaan rumah (PR) kita bersama yang kemudian menginisiasi kita untuk mengusung kembali tema Warna Baru Jilid II.

“Saya secara pribadi mewakili team dan keluarga memohon izin kepada seluruh masyarakat untuk kembali maju dan tema Warna Baru Jilid II untuk kemudian bisa memperjuangkan hak hak masyarakat secara adil dan bisa membawa kesejahteraan untuk semua masyarakat khususnya di dapil V Kadia dan Wua Wua,” tutup pria kelahiran Kendari ini. (SAC)

Reporter: Rikal Kisman