Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Konawe Selatan, Irsan Halim Mangidi didampingi Kabid Kependudukan, Bambang Ismanto melakukan pemusnahan 6.295 keping KTP Elektronik invalid.

KONSEL (SULTRAAKTUAL.COM) – Sebanyak 6.295 keping Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) di Kabupaten Konawe Selatan dimusnahkan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil), Drs Muh Yusuf melalui Kepala Bidang (Kabid) Kependudukan, Bambang Ismanto mengatakan pemusnahan KTP Elektronik merujuk Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri ) melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Sesuai surat edaran bernomor 400.8.1.2/6753/Dukcapil, kata Bambang, dilakukan penyimpanan dan pemusnahan KTP elektronik invalid.

Bambang mengatakan sesuai surat edaran tersebut Dukcapil diperintahkan untuk memastikan pengamanan terhadap distribusi dan tempat penyimpanan blanko KTP elektronik agar terhindar dari kelalaian, pencurian dan penyalahgunaan blanko KTP elektronik.

“Dalam surat edaran itu, juga diperintahkan untuk memusnahkan KTP elektronik invalid. Invalid dimaksud gagal encode, rusak, perubahan elemen data dan gagal cetak,” terang Bambang.

Lanjutnya, pemusnahan KTP invalid dengan cara dibakar berdasarkan hasil pemeriksaan dan pendataan.

“Pemusnahan itu dilengkapi dengan berita acara pemusnahan, didokumentasi sebagai bukti dan disaksikan pihak terkait,” ungkapnya.

Pemusnahan KTP elektronik invalid, kata Bambang, dilaporkan kepada bupati atau walikota. Dan laporannya disampaikan kepada gubernur setiap bulannya atas pelaksanaan pemusnahan KTP invalid.

“Sebanyak 6.295 keping yang dimusnahkan akumulasi jumlah KTP invalid tahun lalu. Nantinya tiap hari kita akan catat KTP yang invalid untuk dimusnahkan,” tambahnya. (RED/SAC)